You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pulau Seribu Siap Distribusikan Naskah UN
photo Suparni - Beritajakarta.id

Naskah UN untuk Pulau Seribu Cukup

Sejumlah persiapan dilakukan untuk menyambut Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan digelar Senin, (4/5) mendatang. Saat ini sub rayon 17 Kepulauan Seribu masih melakukan penyortiran naskah UN, dan dipastikan soal cukup sesuai dengan jumlah siswa dan sekolah penyelenggara UN.

Dengan kapal akan didistribusikan langsung ke sekolah-sekolah di beberapa pulau

"Untuk sementara soal UN untuk Kepulauan Seribu cukup. sudah kami cek dan kami hitung, sesuai jumlah sekolah dan siswa," ujar Yanto Siregar, Kasudin Pendidikan Kepulauan Seribu, Sabtu (2/5).

Menurutnya, hari ini naskah UN tersebut masih berada di gudang SMP Negeri 30 Jakarta, di Jalan Anggrek, Koja, Jakarta Utara, dan baru akan dikirim ke posko rayon di Kepulauan Seribu, Minggu (3/5) besok.

Dikawal Sejak Awal, Dijamin Tak Ada Soal Bocor

"Besok pukul enam pagi dari Marina Ancol, setelah serah terima yang dikawal aparat kepolisian. Dengan kapal akan didistribusikan langsung ke sekolah-sekolah di beberapa pulau," jelasnya.

Yanto menambahkan, di sub rayon 17 Kepulauan Seribu sendiri telah menerima sebanyak 25 sampul naskah UN, yang nantinya akan didistribusikan untuk 10 sekolah tingkat SMP di antaranya, 5 sekolah reguler, 2 sekolah satu atap, 2 sekolah paket B dan 1 sekolah madrasah. Adapun jumlah keseluruhan peserta mencapai 426 siswa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati